Senin, 06 Agustus 2007

Arisan atau Barbeque ?

"Undangan ARISAN DNET tgl 4 Agustus 07 sabtu jam 3 d foodcourt plaza semanggi, 50 rb,tks". Itu bunyi SMS yang saya dapat dari temen kerja di kantor lama saya. Hari gene masih ada Arisan!!. Mungkin saja terinspirasi film Arisan yang dibintangi Cut Mini, Tora Sudiro dan Surya Syahputra, sehingga muncul ide arisan. Tapi meskipun kedengarannya agak romantis, rasanya saya masih agak trauma dengan yang namanya Arisan. Pengalaman saya dengan Arisan sama dengan undian-undian yang lain, pada saat kita butuh uang, arisan gak dapet-dapet tapi giliran lagi banyak duit tiba-tiba dapet arisan. Tapi ada sisi lain yang begitu penting dari Arisan yaitu nuansa kumpul-kumpul dan kebersamaannya. Bagaimana tidak di kantor lama suasana kekeluargaan begitu terjaga, 4 tahun saya sanggup bertahan hanya karena suasana yang begitu family oriented. Tidak ada yang namanya sikut sana sikut sini, apalagi sampai jilat menjilat. Pantang bagi kami!! Dan yang bikin makin betah, internet nya tak terbatas sehingga download bermega-mega data hanya dalam hitungan menit.

Sabtu pagi saya meluncur ke kampus untuk menyelesaikan penjilidan tesis. Ternyata tesis saya masih kurang halaman riwayat hidup penulis, halah...mesti balik lagi ke rumah ngeprint bagian yang belum ini. Setelah beres semuanya, coba cari-cari penjilidan di Benhill, kali aja ada yang cepet dan murah. Dari pintu ke pintu ternyata semua bilang 3 hari selesai, ya sudah daripada nunggu lama mending dijilid di perpus kampus aja, sekalian menberikan penghasilan buat kampus. Biar lama tapi bakalan ditanggung bener warna dan susunan nya.


Kampus saya letaknya di Jakarta Pusat. Meski bukan di sentra bisnis Jakarta namun dekat juga kalau mau kemana-mana karena letaknya di kawasan Elit Menteng Jakarta Pusat. Ke Medan Merdeka dan Monas hanya selemparan batu, ke Tugu Tani tinggal nengok doang, ke pusat jajan Cikini juga tinggal sekali salto. Ke kawasan Thamrin-Sudirman cuma pake gigi satu doang, kalau sampe masuk gigi dua berarti sudah kelewatan (kalau nggak macet hehehe). Karena alasan dekat dari mana-mana ini lah saya pilih melanjutkan pascasarjana saya di sini. Sehingga bisa dijangkau dengan ojek jika lagi pengin cepet nyampe kampus. Sekarang kampus saya sedang beres-beres, gedung di cat lagi, parkiran juga di tata ulang. Biar agak mentereng dikit, karena gedung ini termasuk gedung peninggalan masa kejayaan Orba yang sudah kusam dan kurang terawat. Liftnya saja sudah bau dan bunyi kriyet-kriyet saat naik maupun turun. Sinyal HP juga tidak ada saat masuk Lift, jadi siap-siap nangis dan wiridz aja kalau terjebak di lift ini.

Balik lagi ke kampus udah jam 3 sore, tepat setengah empat semua urusan beres tiba-tiba HP saya berdenyut (bukan berdering karena saat itu saya bikin sillent). Alamak... dari salah satu teman yang akan ikut arisan, Endro, dia ngancem kalau saya nggak datang bakalan kena hajar dia orang hahaha karena saya yang memprovokasi dia untuk ikut arisan. Jam 4-an saya nyampe di Plaza Semanggi, mobil sengaja saya parkir di RS Jakarta biar nggak capek muter-muter hanya nyari parking lot di plaza semanggi yang bikin bete, apalagi naik ke parkir lantai 5, serem bo..!! Nanjaknya gak kira-kira, Mungkin bajaj bakal nyangkut di tengah-tengah kalau coba-coba nekat naik. Nyampe di Pizza Hut, kesepakatan tempat ngumpul, sudah ada temen-temen yang ready disana. Raymon, maya, santi, Uci-Imam, Widi-Erwin, Endro-Laura-Javas, Elvy-Bayu-Thala dengan pasukan babysitter nya, maklum udah emak-emak. Secara memang kami udah lama nggak kumpul-kumpul, maka ada ritual khusus tukar kartu nama sekalian nanya-nanya kabar dan kerjaan. Tapi rencana arisan batal dilaksanakan karena banyak yang nggak setuju dengan Arisan. Saya sendiri sih lebih cenderung pengin ada arisan, biar semangat dan nuansa ngumpulnya tetep ada. Tapi atas pertimbangan waktu kehadiran pertemuan-pertemuan selanjutnya yang kemungkinan besar akan bentrok dengan urusan-urusan masing-masing anggota, maka diputuskan nggak usah ada arisan.

Tapi dari hasil haha-hihi ini akhirnya kami sepakat rencana akan mengadakan beach party lagi di kawasan pantai Anyer, Banten. Pilihan kenapa kami pilih Anyer, dari pengalaman dulu-dulu kalau mengadakan outing lebih banyak penggemarnya kalau ke pantai. Ada beberapa usulan ke Puncak, Jawa Barat, namun karena pertimbangan banyak yang lajang tentu akan menimbulkan hal-hal yang diinginkan. Datang sendirian pulang-pulang bisa berdua, if you know what i mean. Di Anyer sewa villa, dimana villa langganan kami mempunyai private beach, sempurna buat berenang dan Banana Boat. Pantainya juga landai dengan pasir putih, cocok buat anak-anak main istana pasir. Pantai ini ternyata nyambung ke pantai Marbella Resort sehingga kami juga bisa belanja macam-macam ikan laut segar buat barbeque di malam hari. Vila ini menyediakan Gazebo dengan perlengkapan barbeque, disini lah kami biasanya mengadakan acara inti ramah-tamah. Kemudian setelah capek berenang kami bisa massage di Gazebo ini pula. Heaven..!!!! Sebenernya fasilitas vila ini tidak seberapa, lapangan tenis juga sudah tua dan terkelupas mungkin karena jarang digunakan. Setiap vila memiliki 3 kamar twin bed dengan 1 kamar utama. Dengan jarak jangkau yang "hanya" 2,5 jam lewat tol jakarta-merak dengan disambung perjalanan "offroad" karena jalanan sering rusak antara keluar tol Cilegon barat sampai dengan pantai Anyer. Maka pilihan berlibur di Anyer tentu menempati rangking teratas destinasi liburan warga jakarta.

Jadi Arisan atau Barbeque di Anyer???

Tidak ada komentar:

Bookmark and Share